Me(ng)aca diri
Bismilah
Sehebat
apapun kau memantaskan diri, sebaik budi apapun kau membawa diri, akan selalu
ada yang tidak menyukaimu
Semoga kau
bisa mencintai dirimu sendiri, seutuh-utuhnya. Mulai dari rambutmu hingga
tubuhmu yang terlalu gemuk ataupun kekurusan
Semoga kau
bisa mencintai tiap sulit dan pahit, setiap bahagia dan duka, tiap lebih dan
kurang
Semoga kau
bisa mencintai semua tawa bahagiamu sampai sengguk tangismu yang kau
sembunyikan dari siapa saja.
Semoga kau
tidak kehilangan percaya diri dengan seluruh ketidaksempurnaan yang kau miliki.
Semoga kau
tak sibuk memikirkan kritik-kritik orang lain lagi
Semoga tak ada lagi yang
bisa mengolokmu sampai kau benci pada diri sendiri
Tanamkan dan
resapi ini
Jangan
jadikan ucapan orang-orang sebagai persoalan. Tentu saja selalu ada yang merasa
kau tak cukup. Itu tingkah manusia tak akan pernah merasa cukup. Akan selalu
ada orang-orang yang gemar membuatmu jatuh terpuruk.
Namun lambat
laun kau harus mengerti, kau tak perlu pertimbangan apa-apa atas perkataan
manusia mengenaimu. Dalam mencintai diri sendiri, kau tak memerlukan opini
siapa-siapa lagi.
Semangat semuanya,
mencintai diri dan mensyukuri diri sendiri memang teramat sulit dilakukkan
diawal
Kadang ego
dan hati gabakal selalu sejalan, tapi iman akan selalu mengiringi serta memandu
mengkontrol semuanya
semoga dan semoga pe(ng) harapan kata semoga akan selalu menjaga kita
luvvvv

Relateee banyakin bersyukur mari
BalasHapus